*** SELAMAT DATANG *** Ini adalah blog pribadi yang dikelola secara independen oleh Netter desa Mintobasuki kec. Gabus kab. Pati. Blog Mintobasuki Gabus Pati bukanlah blog resmi pemerintahan desa Mintobasuki. Blog ini tidak ada hubungan dalam bentuk apa pun dengan organisasi, kelompok dan kepentingan tertentu di desa Mintobasuki. Artikel-artikel yang disajikan adalah tulisan lepas yang berisi uneg-uneg, ide, pemikiran, opini pribadi penulis dan pernik-pernik terkait desa Mintobasuki.

Area Persawahan di sebelah timur Desa Mintobasuki

Lahan pertanian yang cukup luas membentang di bagian timur desa. Hasil pertanian yang dihasilkan antara lain padi, jagung, kacang-kacangan dan beraneka ragam sayuran.

Kali Tambak untuk sarana irigasi pertanian

Sungai kecil yang membujur di sebelah timur desa yang berhulu di Sungai Silugonggo memiliki arti penting sebagai sarana irigasi.

Pesona desa Mintobasuki

Nuansa alam desa yang nyaman, udara yang segar, pemandangan yang indah menjadikan desa Mintobasuki kian anggun dan menyimpan pesona tersendiri.

Sektor pertanian yang perlu dikembangkan

Mintobasuki memiliki lahan pertanian sekitar 90 Hektar terdiri atas lahan basah dan kering. Oleh karenanya perlu ada upaya yang matang untuk mengembangkan sektor ini. Selain itu, pertanian menjadi mata pencaharian sebagian besar warga Mintobasuki sampai saat ini.

Sarana peribadahan yang cukup memadai

Desa Mintobasuki memiliki 5 Musholla dan 1 Masjid Agung Al-Amin yang saat ini dalam tahap pembangunan. Dengan adanya sarana penunjang yang cukup memadai ini diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan warga dalam beribadah.

Pertanian merupakan mata pencaharian mayoritas warga

Sektor pertanian tetap menjadi mata pencaharian dan primadona bagi masyarakat desa Mintobasuki, meski dengan seiring bertambahnya waktu, profesi dan mata pencaharian warga kian heterogen.

Sektor Perikanan di Mintobasuki

Sungai Silugonggo yang bermuara ke laut utara ternyata memberi berkah tersendiri bagi warga Mintobasuki. Hasil tangkapan ikannya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup warga yang berprofesi sebagai nelayan.

Sabtu, 28 Juli 2012

Kampanye Mintobasuki Bebas Asap Rokok 2012


Image0980Saat ini pemerintahan desa Mintobasuki sedang mengkampanyekan program Mintobasuki bebas asap rokok dengan menempelkan stiker bertuliskan “MATUR NUWUN SAMPUN MBOTEN UDUT WONTEN ING LINGKUNGAN MRIKI” ( Terima kasih anda tidak merokok di lingkungan sini)di rumah-rumah warga. Program yang sangat baik tentunya dan perlu mendapat dukungan kita semua. Ini adalah wujud kepedulian pemerintahan desa Mintobasuki kec. Gabus kab. Pati terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakatnya. Meski program ini bakal menuai pro dan kontra, tetapi tidak ada alasan untuk tidak berpartisipasi dalam mensukseskan program yang baru dicanangkan pertama kali ini.
Kita tentu sering mendengar tentang bahaya rokok bagi kesehatan. Bahkan, bungkus rokok dan iklan rokok wajib mencantumkan peringatan bahaya merokok. Mulai dari kanker paru-paru, impotensi, gangguan kehamilan, serangan jantung, hipertensi, bronkitis, tuberkulosis, dll. Selain itu, rokok juga merusak penampilan penikmatnya karena menyebabkan gigi kuning bahkan kecoklatan, nafas yang sangat tidak sedap, dan kulit yang keriput. Nikotin dari rokok yang terhisap dan masuk ke dalam tubuh bersifat diuretik (merangsang pengeluaran cairan dari tubuh terutama melalui urin), membuat kulit kekurangan vit A dan kolagen  sehingga kulit perokok menjadi kusam, berkerut, tidak elastis dan keriput. Dan masih bergudang kerugian lain dari akibat merokok. Rokok tidak hanya berbahaya bagi penikmatnya bahkan orang-orang yang di sekitarnya pun berpeluang besar mendapatkan dampak yang sama dengan orang yang merokok.
Rokok juga menyebabkan kecanduan sebagaimana kecanduan akan kokain, heroin dan alkohol. Semakin muda usia seseorang menikmati rokok semakin besar kemungkinannya untuk mengalami ketagihan. Nikotin dalam batang rokok akan segera meresap ke otak hanya dalam hitungan detik kemudian memacu sistem dopaminergik dan merangsang pengeluaran serotononin sehingga perokok merasakan sensasi nikmat, tenang, daya pikir terasa lebih cemerlang serta mampu menekan rasa lapar. Akan tetapi hal ini tidak akan berlangsung lama. Ketika anda berhenti merokok maka sensasi ini akan hilang kemudian anda akan merasakan ketagihan yang ditandai mudah marah, gelisah dan cemas. Dan untuk menghilangkannya anda harus kembali menyalakan sebatang rokok agar anda kembali merasa nyaman. Inilah yang menyebabkan seorang pecandu rokok akan sangat sulit untuk meninggalkan rokok. Bahkan untuk melakukan terapi pun harus bertahap, tidak bisa langsung berhenti total meninggalkan rokok. Oleh karenanya, jangan sekali-kali anda mencoba untuk merokok.
Meski kita sering mendengar, membaca bahkan melihat dampak buruk rokok tapi jarang kita memberikan perhatian yang serius. Memang dampak buruk yang ditimbulkan oleh asap rokok tidak langsung tetapi butuh waktu bertahun-tahun tetapi bagaimana pun juga menjaga itu lebih baik dari pada mengobati. Jangan sampai kita terpedaya oleh slogan-slogan kosong yang membujuk kita untuk merokok. Ada yang bilang : tidak merokok tidak jantan. Padahal kalau kita lihat dari pakar kesehatan justru merokok mengurangi ‘kejantanan’, bisa menyebabkan impotensi, kanker dan berbagai penyakit jantung dan pernafasan. Ada juga yang bilang laki-laki tidak keren kalau tidak merokok, padahal kenyataan yang ada justru sebaliknya, merokok sangat mengganggu penampilan, bau mulut laksana asbak, gigi kuning kehitaman, pakaian bau asap rokok. Ada juga yang berkilah: yang tidak merokok juga banyak yang mati. Ya tentu saja, tapi matinya bukan kerena menghisap rokok. Tapi bagaimanapun juga rokok 80% mengakibatkan kaker paru dan 50% serangan jantung. Dan kabarnya cowboy Marlboro pun mati karena kanker paru.
Masih mau mencoba rokok? Berhentilah mulai sekarang dan marilah kita dukung program Mintobasuki Bebas Asap Rokok.

Jumat, 27 Juli 2012

Di Tepian Silugonggo


Image0950Beberapa hari yang lalu saya menyempatkan diri jalan-jalan ke tepian sungai Silugonggo yang membatasi desa Mintobasuki di bagian barat dengan kecamatan Pati yang sudah di keruk sejak awal Juni lalu. Kondisinya benar-benar membuat saya pangkling. Sungai Silugonggo berubah total. Sungai ini kini tambah lebar, diperdalam dan lebih rapi. Semua pepohonan yang sebelumnya tumbuh rimbun di tepian sungai kini dibabat habis untuk proyek pelebaran sungai. Bahkan kita bisa mengendarai motor dengan nyaman di sepanjang aliran sungai. Dari jembatan ngantru desa Mintobasuki pun sudah kelihatan.
Sekitar 6 alat berat masih disiagakan di Cengek. Lima excavator dan 1 dozer. Ini adalah proyek pemerintah kabupaten Pati untuk memperbaiki kondisi daerah aliran sungai yang sudah cukup parah mengalami penyempitan dan pendangkalan di sana sini. Harapannya, proyek yang sebenarnya sudah berjalan sejak tahun lalu ini bisa menanggulangi luapan sungai yang menjadi penyebab banjir musiman setiap tahunnya. Proyek ini dimulai dari hilir sungai menuju hulu dan sempat terhenti beberapa waktu yang lalu karena sebab teknis.
Warga pun nampaknya sangat antusias dengan proyek ini. Mereka berharap banjir musiman yang banyak merugikan warga tidak terulang lagi paling tidak bisa diminimalisir dampak buruknya. Sebagaimana yang biasa terjadi, banjir telah meluluhlantakkan areal pertanian, menggenangi rumah-rumah penduduk, merusakkan sarana-sarana transportasi dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit setiap tahunnya. Warga seolah apatis dan hanya bisa pasrah dengan musibah ini. Harapan untuk mendapatkan solusi terjawab sudah dengan adanya proyek ini.
Kita tunggu saja, apakah proyek ini nantinya efektif atau tidak. Kita semua berharap proyek ini benar-benar efektif.

Selasa, 24 Juli 2012

Mintobasuki Sehat Alami (bag 6): Manfaat Kunyit Bagi Kesehatan


Anda pasti tidak asing dengan kunyit atau kunir atau temu kuning dalam bahasa Jawa. Istilah latinnya Curcuma longa. Tanaman ini biasanya dipakai sebagai penyedap dan pewarna kuning pada makanan. Rimpang kunyit berkhasiat menjaga stamina, pelindung hati (hepatoprotector), peluruh kencing (diuretik), antioksidan, antiradang, immunomodulator, dan anti kanker.
Secara empiris, rimpang kunyit digunakan untuk obat malaria, hipertensi, obat cacing, memperbanyak ASI,mengobati keseleo, memar dan rematik. Rimpangnya juga bersifat anti inflamasi, antihiperkolesterolemia, antioksidan, antiproliferatif, dan antitumor. Senyawa aktif yang terdapat di rimpang kunyit adalah minyak asiri (3-5% ), senyawa kurkuminoid (3-5% ), arabinosa, fruktosa, glukosa, pati, tanin, dan damar. Selain itu terdapat juga kandungan mineral magnesium, besi, mangan, kalsium, natrium, kalium, timbal, seng, kobalt, aluminium dan bismuth.

ANTIKANKER
Kurkumin merupakan turunan diferuilmetana dan diketahui memiliki aktivitas antitumor. Kurkumin juga bekerja sebagai antioksidan, penghambat karsinogenesis, penghambat poliferasi sel, antiestrogen, dan antiangiogenesis. Angiogenesis yaitu pertumbuhan pembulu darah baru yang dibutuhkan oleh sel tumor sebagai saluran penyedia nutrien, oksigen, dan sirkulasi kotoran agar sel tumor bisa menyebar.
Selain itu, kunyit yang memiliki kandungan kurkumin tinggi ini terbukti berkhasiat sebagai antibakteri, anti kembung, anti diare dan antiinflamasi.
RESEP
Diare
Bahan:
kunyit beserta umbinya (1 buah sebesar telur ayam)
Daun jambu ahli dipilih nomer 4 dari pucuk (10 lembar)
Lempuyang (1 lari tangan)
Cara membuat:
semua bahan dicuci sampai bersih, lalu diiris-iris tipis. Rebus dalam 3 gelas air sehingga terisa 2 gelas.
Aturan minum:
Dewasa     (1/3 gelas)
Anak umur 7 – 12 tahun   (3 kali sehari 5 sendok makan)
Anak umur 4-6 tahun   (3 kali sehari 2 sendok makan)
Anak umur 1-3 tahun   (3 kali sehari 1.5 sendok makan)
Bayi umur 1.5-6 bulan   (3 kali sehari 1 sendok teh)
Bayi umur 7-11 bulan   (3 kali sehari 2 sendok teh)
Cacingan
Gejala : perut buncit, nafsu makan berkurang, penderita tampak lesu dan pucat.
Bahan:
kunyit   (10 gram)
buah mengkudu masak (1 buah)
gula aren (10 gram)
Cara membuat:
Buah mengkudu yang sudah masak dibersihkan dulu lalu ditumbuk halus. Campurkan dengan parutan kunyit. Seduh dengan segelas air hangat. Masukkan gula aren. Diminum 2 kali sehari.
Bronkitis
Bahan :
kunyit (10 gram)
daun patikan kebo (10 gram)
madu  (5 gram)
Cara membuat:
Rebus daun patikan kebo dan irisan rimpang kunyit dalam 2 gelas air. Tunggu hingga tersisa 1 gelas. Angkat, dinginkan, saring, lalu tambahkan madu. Diminum 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Sumber: Herbal Indonesia Berkhasiat, Bukti Ilmiah dan Cara Racik. Trubus.
Sumber gambar: lagalus.com

Mintobasuki Sehat Alami (bag 5): Kumis Kucing Stabilkan Gula Darah


Tanaman berkhasiat kategori fitofarmaka selanjutnya adalah kumis kucing yang nama latinnya Orthosiphon stamineus atau Orthosiphon aristatus. Kumis kucing biasa dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan karena warna dan bentuk bunganya yang unik. Tapi tahukah anda kalau ternyata tumbuhan kumis kucing menyimpan khasiat yang banyak untuk kesehatan. Kumis kucing bersifat diuretik (peluruh kencing), antiradang, menghancurkan batu di saluran kencing dan penurun panas.
Secara empiris, tanaman kumis kucing dipakai sebagai penyembuh gangguan ginjal, batu ginjal, nyeri sendi, kencing berdarah, memperlancar fungsi ginjal, asam urat, batuk, encok, masuk angin, sembelit, radang ginjal, kencing manis dan sifilis.

Senyawa aktif yang terkandung dalam kumis kucing adalah saponin, polifenol, flavonoid, sapofonin, myoinositol, orthosipon glikosida, minyak asiri dan garam kalium.
ANTIHIPERTENSI
Uji klinis campuran antara seledri dan kumis kucing ternyata efektif mengatasi hipertensi. Seledri bersifat calsium antagonis yang memberikan efek relaksasi pada pembuluh darah sedangkan kumis kucing bekerja sebagai betha blocker yang berpengaruh terhadap tekanan darah dan serangan jantung.
Selain itu, uji pra klinis juga pernah dilakukan oleh Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Farmasi dan Medika, Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terhadap tikus percobaan. Dan terbukti bahwa campuran ekstrak daun salam dan kumis kucing mampu menurunkan tekanan darah pada hewan percobaan.
PELURUH BATU KANDUNG KEMIH
Zat-zat aktif  pada kumis kucing yang berperan dalam pelarut batu ginjal adalah sinensetin, glikosida, saponin, sapofonin, orthosiphon glikosida, garam kalium dan myoinositol.
RESEP
Peluruh kencing.
Daun kumis kucing segar sebanyak 1/4 genggam direbus dalam 1 gelas air. Didihkan hingga tersisa 1/2 gelas. Angkat, dinginkan, lalu saring. Diminum 2 kali sehari dan tiap kali minum 1/2 gelas.
Gangguan Ginjal
Daun kumis kucing  (11 lembar)
Kencur yang sudah tua (5 biji)
Jahe merah  (1 lari tangan)
Beras direndam dulu selama 3 jam (1/4 gelas)
Cara membuat:
Semua bahan dicuci sampai bersih, lalu direbus bersamaan dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Angkat dan saring. Ramuan ini diminum 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas sesudah makan. Jika setelah 1 minggu ada perkembangan membaik, teruskan lagi selama 1 minggu. Selama mengikuti terapi pengobatan penderita gangguan ginjal harus berpantang kopi, teh kental, makanan berlemak dan bersantan, dan mengurangi garam.
Stabilkan gula darah.
Daun kumis kucing  (11 lembar)
Daun sambiloto segar (11 lembar)
Kulit pohon pule (3 jari tangan)
Daun pegagan (17 lembar)
Cara membuat:
cuci semua bahan, lalu rebus dalam 5 gelas air hangga tersisa 4 gelas. Angkat lalu saring. Minum 3 kali sehari 2/3 gelas sesudah makan. Lakukan selama 3 minggu. Cek kadar gula darah, jika sudah stabil, dosis bisa diturunkan menjadi 2 kali sehari.
Sumber: Herbal Indonesia Berkhasiat, Bukti Ilmiah dan Cara Racik. Trubus info kit vol. 08.
Sumber gambar: harianjogja.com

Mintobasuki Sehat Alami (bag 4): Beragam Manfaat Seledri


Tanaman herbal selanjutnya yang masih termasuk kategori fitofarmaka adalah seledri yang mana latinnya Apium graveolens. Tentu pembaca sekalian tidak asing dengan tanaman yang satu ini. Seledri biasa dijadikan sebagai penambah cita rasa pada masakan karena aromanya yang khas. Bisa juga dipakai sebagai lalapan.
Daun seledri bisa diolah menjadi shampo untuk melebatkan rambut. Bisa juga dibuat jus untuk minuman kesehatan. Khasiat lain, seledri bisa dipakai untuk mengatasi wajah berminyak. Bahkan mengkonsumsi seledri bisa membersihkan noda pada email gigi.

Secara empiris, seledri berkhasiat sebagai anti rematik, penenang (sedatif ), meluruhkan air seni (diuretik), dan antiseptik. Senyawa aktif yang terkandung dalam seledri antara lain flavonoid, kaumarin, dan minyak asiri.
ANTI HIPERTENSI
Pada prinsipnya, senyawa aktif pada seledri bisa berperan sebagai calcium antagonis yang memberikan efek relaksasi pada reseptor pembulu darah. Sehingga ketegangan yang ada pada pembuluh darah pada saat tensi naik bisa dikurangi.
ANTIBAKTERI
Minyak biji seledri ampuh mengatasi bakteri seperti Streptococcus faecalius, Bacillus pumilus, Salmonella typhi, Pseudomonas solanacearum, Staphyllococcus typhy, Staphyllococcus albus. Senyawa aktif yang diduga berperan sebagai antibakteri adalah phthalide.
RESEP
Hipertensi
Siapkan 20 batang seledri, cuci bersih. Masukkan dalam panci bersama 2 gelas air. Rebus hingga tersisa 3/4 nya. Angkat, dinginkan lalu minum 2 kali sehari bersama ampasnya.
Penyubur rambut
Sebanyak 10-15 tangkai seledri dicuci, lalu dihaluskan. Setelah keramas, oleskan tumbukan seledri ke kulit kepala dan rambut. Lakukan pemijatan ringan. Kemudian bungkus kepala dangan handuk. Diamkan selama kurang lebih 1/2 jam. Setelah itu bilas hingga bersih. Lakukan secara teratur beberapa kali seminggu.
Rematik
Batang dan daun seledri dicuci sebanyak 1-2 genggam. Cuci bersih seledri, potong kecil-kecil, lalu rebus dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Angkat, dinginkan, lalu saring. Minum sekaligus hingga habis. Selain itu gunakan seledri sebagai lalap.
Wajah berminyak.
Sediakan 3 batang seledri. Cuci bersih kemudian iris kecil-kecil, seduh dan tutup. Setelah dingin simpan di lemari es. Menjelang tidur malam, oleskan sari seledri ke wajah yang sudah bersih. Setelah kering baru bilas muka hingga bersih. Lakukan dengan teratur.
Sumber: Herbal Indonesia Berkhasiat, Bukti Ilmiah dan Cara Racik. Trubus info kit vol. 08.
Sumber gambar: zonakuliah.blogspot.com

Mintobasuki Sehat Alami (bag 3): Manfaat Temulawak Sebagai Penjaga Stamina


Pada artikel yang lalu kita telah mengupas sedikit manfaat meniran bagi kesehatan. Nah, kali ini kita akan melanjutkan dengan tanaman berkhasiat lainnya, yaitu Temulawak yang istilah latinnya Curcuma xanthorrhiza. Tentu kita tidak asing lagi tanaman yang satu ini yang biasa dipakai sebagai rempah penyedap masakan, dan pemberi warna kuning pada makanan. Temulawak termasuk dalam kategori fitofarmaka.
Temulawak bisa dibuat minuman untuk menjaga kesehatan badan. Sifatnya diuretik, antifungi, tonikum, dan meningkatkan sekresi empedu. Senyawa aktif yang terdapat dalam temulawak antara lain kurkumin, xanthorrhizol, germakron, zat pati, serat kasar, abu, dan minyak asiri. Minyak asiri bisa meningkatkan produksi getah empedu dan mampu menekan pembengkakan jaringan dalam tubuh.

Anti kolesterol dan anti stroke
Badan kesehatan dunia WHO menyatakan, 52% penderita kolesterol diatas usia 40 tahun beresiko terserang penyakit jantung dan stroke saat berusia diatas 50 tahun. Namun kita tidak perlu khawatir karena ada penyakit pasti ada obatnya. Dan ternyata rimpang temulawak terbukti ampuh untuk mengatasi kolesterol tinggi.  Xanthorrhizol pada temulawak dapat mencegah penyumbatan darah ke otak.
Antiplak, antimikroba, dan antibakteri.
Temulawak sebagai antiplak gigi diungkapkan oleh prof Jae Kwan Hwang dan timnya dari departement of Biotechnology Yonsei University. Ekstrak temulawak membuat bakteri Streptococcus, Actinomyces viscosus, dan Porphyromonas gingivalis di gigi mati. Karena keampuhan Xanthorrizol inilah membuat temulawak menjadi alternatif untuk bahan aktif pasta gigi di Korea Selatan.
Antioksidan
Antioksidan sangat penting bagi pertahanan tubuh manusia saat ini karena demikian banyaknya polusi dan pencemaran alam. Temulawak bisa berfungsi menetralisir oksidator di tubuh yang bisa memicu sel kanker sebagaimana yang diungkapkan oleh prof. Sumali Wiryowidagdo, guru besar Farmasi UI. Senyawa aktif yang bertindak sebagai antioksidan adalah flavonoid dan alfatokoferol.
Menurut European Journal of Cancer kurkumin dari kunyit Curcuma longa berfungsi sebagai antioksidan kuat pada kondisi pH netral dan asam.
Hepatoprotektor (pelindung hati).
Temulawak berkhasiat membantu detoksifikasi di hati, melindungi liver, dan sekresi cairan empedu. Zat kurkumin merangsang cairan empedu yang berefek pada lancarnya proses pencernaan. Khasiat lainnya, temulawak berfungsi sebagai antibakteri dan antiradang untuk memperbaiki organ hati yang rusak.
Selain itu temulawak juga berfungsi sebagai antijamur, antiinflamasi, anti plasmodial (penyakit malaria), efek hipotermik, dan efek hipolipidemik.
RESEP TEMULAWAK
Penurun Kolesterol
Rimpang temulawak dibersihkan dari kotoran yang menempel lalu dicuci. Blender bersama sedikit air. Simpang tidak dimasak supaya senyawa aktif kurkuminnya tetap utuh. Hasil blender lalu disaring. Air hasil resapan diminum setiap hari, 1 gelas setiap hari.biasanya dalam waktu 2-3 minggu kemudian kolesterol mulai mendekati angka normal.
Liver dan penjaga stamina
Rimpang temulawak dicuci lalu dikupas. Iris tipis-tipis. Rebus dalam 3 gelas air hingga sisa 1 gelas. Angkat, saring dan dinginkan. Diminum setiap hari masing-masing 1 gelas.
Sumber bacaan : Herbal Indonesia Berkhasiat, Bukti Ilmiah dan Cara Racik. Trubus info Kit. Vol. 08.
Www.trubus-online.co.id
Sumber gambar: herbal-sehat-indonesia.blogspot.com

Mintobasuki Sehat Alami (bag 2): Beragam Manfaat Meniran


Meniran yang istilah latinnya Phyllanthus niruri merupakan salah satu fitofarmaka Indonesia. Seluruh bagian tanaman ini bisa dipakai untuk herbal. Khasiat tanaman ini antara lain:
1. Antituberkulosis
2. Hepatoprotektor (pelindung hati) dan menjaga stamina
3. Bersifat diuretik (merangsang pengeluaran air seni) dan mengobati infeksi saluran kencing
4. Melarutkan asam urat
5. Mengobati sariawan
6. Mengobati gangguan pencernaan dan menambah nafsu makan
7. Mengobati radang usus.

Antibakteri
Meniran mengandung senyawa phyllanthin, hypophyllanthin, niranthin, nietetralin. Senyawa inilah yang mempunyai efek antibakteri terhadap bakteri Staphylococbus aereus, Bacillus subtilis, Escherichia Coli dan Pseudomonas aeruginosa.
Penguat Sistem Kekebalan Tubuh (Immunomodulator)
Meniran sebagai immunomodulator sudah banyak dibuktikan melalui uji klinis di berbagai negara. Sistem kekebalan tubuh yang baik sangat berperan penting dalam menjaga tubuh dari serangan bakteri, virus, dan mikroba.
Antidiabetes
Senyawa aktif meniran yang diduga berperan dalam penurunan kadar gula darah adalah phyllanthin dan hypophyllanthin. Ekstrak air meniran yang diberikan pada tikus yang diiduksi aloksan menunjukkan penurunan kadar gula darahnya.
Hepatitis Kronis
Uji klinis untuk membuktikan bahwa meniran berkhasiat mengatasi hepatitis B sudah pernah dilakukan di RS Soetomo dengan memberikan kapsul meniran 3 kali sehari selama sebulan pada penderita hepatitis kronis. Dan hasilnya positif, pasien membaik. Hasil riset Haowie dalam Journal Laboratory Clinic Medicine menyebutkan bahwa meniran terbukti menghambat kinerja polimerisasi DNA oleh virus hepatitis B dan mengikat antigen virus itu.
Antituberkulosis
Khasiat meniran untuk menyembuhkan TBC pernah dilakukan uji klinis oleh dr. Zulkifli Amin, pakar imunologi TBC dari fakultas kedokteran Universitas Indonesia sepanjang tahun 2000 yang melibatkan 60 penderita usia 15-55 tahun. Setelah dilakukan pengujian dengan memberikan kapsul meniran selama 2 bulan. Terbukti bahwa penderita Tuberkulosis yang diberi kapsul meniran mengalami penurunan jumlah bakteri tahan asam (BTA, yang merupakan salah satu indikator TBC) yang signifikan dibanding penderita yang tidak diberi.
Herbal dari meniran.
ASAM URAT
Bahan:
Meniran Phyllanthus niruri (akar, batang, daun)  (1 batang)
Jahe merah Zingiber officinale  (1 ruas jari)
Cengkeh Syzygium aromaticum (4 butir)
Kayu manis Cinnamomum burmannii (1 ruas jari)
Gula merah (secukupnya)
Cara membuat
Buang kotoran dan cuci bersih bahan herba. Rebus dalam 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Angkat, saring, lalu dinginkan. Minum 2 kali sehari masing masing 1 gelas.
Gastritis (gangguan lambung ringan)
Bahan
Meniran Phyllantus niruri (batang, akar, daun) (1 batang)
Temulawak Curcuma xanthorrhiza sebesar telur ayam (1 biji)
Daun sembung legi Blumea balsamipera muda (3 lembar)
Cara membuat:
Temulawak dikupas kulitnya, dicuci, lalu diiris tipis-tipis. Semua bahan lalu direbus dengan 5 gelas. Matikan api ketika tersisa 4 gelas. Angkat dan saring. Ramuan diminum 3 kali sehari 2/3 gelas sesudah makan. Lakukan rutin selama 2 minggu berturut-turut.
 INFLUENSA
Bahan
Daun meniran Phyllanthus niruri (1 batang)
Daun Sambiloto Andrographis paniculata (1 genggam)
Temulawak/kunyit Curcuma xanthorrhiza (1 jari tangan)
cara membuat
Semua bahan dicuci sampai bersih, lalu diiris tipis tipis. Rebus semua bahan dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Ramuan ini sangat baik untuk penderita influensa yang disertai panas. Aturan minum dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas. Anak-anak umur 6 – 12 tahun masing-masing 1/4 gelas.
WASIR
Bahan
Daun meniran Phyllanthus niruri (6 gram)
Daun keji beling Strobilanthes crispus (6 gram)
Temulawak curcuma xanthorrhiza (3 gram)
Asam kawak Tamarindus indica (1 gram)
Cara membuat
cuci bersih semua bahan. Kupas kulit umbi temulawak dan iris tipis-tipis. Kemudian rebus semua bahan dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Ramuan diminum 3 kali sehari.
OK, ini dulu resep tanaman berkhasiat kita kali ini, jangan kemana-mana, insya Alloh nanti kita sambung lagi dengan jenis tanaman obat yang lain,
Selamat mencoba!!
Bersambung…
Sumber bacaan : Herbal Indonesia Berkhasiat Bukti Ilmiah dan Cara Racik, Trubus infokit.
Sumber gambar: http://www.jamu.biologi.ub.ac.id

Mintobasuki Sehat Alami (bag 1): Beragam Tanaman Herbal di Sekitar Kita


Tahukah kamu kalau daun salam bisa menyembuhkan diabetes? Atau tahukah kamu kalau tanaman kumis kucing dan seledri bisa meluruhkan batu ginjal? Atau, pernahkah kamu menduga kalau daun meniran yang dianggap gulma di areal persawahan ternyata manjur untuk menjaga stamina dan kekebalan tubuh, anti bakteri, pelarut asam urat, penyembuh TBC dan hepatitis kronis? Dan yang tidak kalah luar biasa, menurut uji klinis, rimpang temulawak terbukti ampuh untuk menyembuhkan penyakit liver, penurun kolesterol dan penjaga stamina. Nah, baru tau,kan? Ternyata ada banyak tanaman mujarab di sekitar kita.

Saat ini (waktu membuat tulisan ini) di depan saya ada sebuah buku yang berjudul ‘Herbal Indonesia Berhasiat, Bukti Ilmiah & Cara Racik’ dari Trubus Info Kit. Yup, dari judulnya pasti sudah kebayang isinya. Buku ini berisi 131 macam tanaman obat dan  250 resep dari tanaman obat tersebut disertai penjelasan ilmiahnya. Luar biasa!!
Sebenarnya buku ini sudah lama belinya, cuma jarang bacanya. Nah, tulisan ini dan selanjutnya dibuat untuk sharing saja kepada pembaca blog Mintobasuki Gabus Pati yang budiman biar lebih tau tanaman obat apa saja yang ada di bumi pertiwi tercinta ini dan apa saja khasiatnya. Yuk, kita baca dan kita bedah bareng-bareng buku ini semoga membawa manfaat buat saya dan pembaca semua. Amin Allohumma… Amin.
Tapi baca ini dulu, ya.
Klasifikasi Herbal Tradisional berdasarkan Uji Ilmiah.
Untuk dikatakan obat, herbal tradisional harus melewati proses penelitian yang cukup panjang. Dari hasil penelitian inilah dapat dipastikan unsur/zat aktifnya, diketahui efek farmakologisnya, dipastikan dosisnya, diketahui efek sampingnya, dan dipastikan proses pembuatannya. Badan Pengawas Obat dan Makanan mengelompokkan tanaman obat menjadi 3 klasifikasi, yaitu jamu, herbal terstandar, dan fitofarmaka. Apa sih maksudnya?
Jamu yaitu ramuan yang dibuat dari bahan-bahan alam, digunakan secara turun temurun, dipercaya berkhasiat berdasar pengalaman, dan belum ada penelitian ilmiah untuk mendapatkan bukti klinik mengenai khasiat tersebut. Contoh-contoh tanaman herbal yang masuk kategori ini adalah:
Adas untuk mengobati gangguan pencernaan, rematik dan gangguan jerawat.
Akar wangi untuk menghilangkan bau mulut.
Alpukat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, menghaluskan kulit dan menyembuhkan sakit pinggang.
Brotowali untuk pengobatan diabetes, gatal pada kulit, obat oles untuk kudis dan ramuan minum untuk penderita kudis.
Jeruk keprok digunakan untuk meredakan batuk.
Jeruk nipis untuk mengobati laringitis/tenggorokan bengkak.
Rosela untuk anti oksidan dan penurun hipertensi.
Daun saga untuk mengobati amendel, radang tenggorokan dan susah buang air besar.
Dan masih ada puluhan contoh lainnya.
Herbal Terstandar, yaitu bahan-bahan jamu yang telah diuji secara ilmiah (penelitian praklinik dengan hewan uji) meliputi uji khasiat dan manfaat. Jamu harus memenuhi kriteria aman, klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah, telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang dipergunakan dalam produk jadi, dan memenuhi persyaratan mutu yang berlaku. Contoh tanaman obat yang masuk klasifikasi ini adalah:
Mengkudu untuk anti kanker dan beri-beri.
Daun salam untuk mengobati kencing manis, menurunkan kolesterol dan meredakan diare.
Jati belanda untuk melangsingkan tubuh dan penurun kolesterol.
Jahe merah untuk menambah gairah seks, mengobati gangguan THT dan rematik.
Sambiloto untuk mengobati radang empedu, gondok dan bisa untuk anti diabetes.
Fitofarmaka, merupakan kategori tertinggi, herbal dengan persyaratan aman, klaim khasiat berdasarkan uji klinik (diterapkan pada manusia), telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang dipergunakan, dan memenuhi persyaratan mutu yang berlaku. Nah, jamu dengan standar fitofarmaka ini bisa disejajarkan dengan obat modern.
Tanaman obat yang masuk kategori ini adalah:
Meniran untuk mengobati asam urat, gastritis, influensa, rematik dan wasir.
Jamur ling zhi berkhasiat untuk anti kanker, memperbaiki kondisi tubuh, menyembuhkan tumor dan bisa dipakai obat luar untuk luka.
Temulawak untuk menjaga stamina tubuh dan penurun kolesterol.
Seledri untuk menurunkan hipertensi, penyubur rambut, rematik dan mengatasi wajah berminyak.
Kumis kucing untuk peluruh kencing, gangguan ginjal dan stabilkan gula darah.
Dan masih ada beberapa tanaman obat yang masuk klasifikasi ini.
Bagaimana, menarik bukan?
Lalu, bagaimana ceritanya tanaman-tanaman tersebut bisa berperan sebagai obat? Apakah ada penjelasan ilmiahnya?
O, tentu!! Ini bukan ilmu sihir dan perdukukan yang tidak masuk di akal. Semuanya bisa dijelaskan secara logis dan ilmiah!!
Tanaman memiliki 2 sistem metabolisme, primer dan sekunder. Metabolisme primer menghasilkan senyawa-senyawa yang digunakan untuk biosintesis sehari-hari, yaitu karbohidrat, protein, lemak dan asam nukleat. Sedangkan metabolisme sekunder digunakan tumbuhan untuk pertahanan dari pengaruh buruk lingkungan dan serangan hama penyakit. Berdasar asal mula biosintetisnya, metabolit sekunder terbagi menjadi 3 kelompok besar yaitu, terpenoid & steroid, alkaloid & senyawa fenolat. Senyawa-senyawa inilah yang nantinya berperan sebagai obat herbal.
Lalu, apa saja tanaman herbal yang ada di sekitar kita?
Bagaimana penjelasan ilmiahnya?
Dan, bagaimana cara meraciknya?
Kalau anda masih penasaran, silahkan dibaca artikel selanjutny.
Bersambung, Insya Alloh…

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)